www.AlvinAdam.com

WARTA 24 JAKARTA

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Curahan Hati Bapak yang Viral Jalan Kaki Sambil Gendong 2 ...

Posted by On 22.57

Curahan Hati Bapak yang Viral Jalan Kaki Sambil Gendong 2 ...

Andi Sudirman bersama kedua orang anaknya.IWAN SUPRIYATNA/KOMPAS.com Andi Sudirman bersama kedua orang anaknya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Video dan foto Andi Sudirman, seorang bapak yang berjalan kaki sambil menggendong kedua anaknya viral di media sosial.

Video dan foto itu diunggah akun instagram @Bennyhadislani, yang menyebut Andi mengaku ingin pulang ke Bone Sulawesi Selatan dengan berjalan kaki.

Sementara itu, akun Twitter @AlpianLubis7 menginformasikan, bapak beserta anak dan istrinya tersebut tinggal di Muara Baru Blok A RT 016/017 Penjaringan, Jakarta Utara.

Kompas.com pun langsung menelusuri kebenaran alamat tersebut. Dan benar saja, Andi Sudirman beserta anak dan istrinya ada di kontrakan, sesuai dengan alamat yang dicantumkan oleh Alpian. Alpian adalah tetangga Andi.

Saat ditemui di kontrakan yang berukuran sekira 4 meter persegi ini, Andi mengaku kaget kisahnya jadi viral di media sosial.

"Saya kaget, kok, tetangga pada bilang ada video saya di internet," kata Andi kepada Kompas.com, Minggu (26/11/2017)kemarin.

Baca juga : Kisah Sebenarnya tentang Bapak yang Viral Jalan Kaki Sambil Gendong Anak Kembarnya

Andi bercerita, saat itu ia hendak menuju ke halte usai berjualan buah keliling di sekitar Kebayoran.

Di tengah jalan, kata Andi, dia diberi uang oleh orang yang tidak dikenalnya. Andi pada saat itu menolak karena dirinya bukanlah seorang pengemis.

Andi Sudirman menunjukan tab milik    temannya yang akan dijual.IWAN SUPRIYATNA/KOMPAS.com Andi Sudirman menunjukan tab milik temannya yang akan dijual.

Menurut Andi, orang tersebut terus meminta Andi untuk menerima uang yang diberikannya. Oleh karena Andi tidak ingin menerimanya dan warga sekitar yang melihat hal tersebut mengira sedang terjadi keributan, Andi lantas dibawa ke pos keamanan.

Di pos keamanan, Andi mengaku merasa gugup karena banyak orang yang menanyakan status anak yang digendongnya. Andi menegaskan bahwa kedua anak itu adalah anaknya.

Mendengar penjelasan tersebut, Andi akhirnya dipersilakan untuk kembali melanjutkan perjalanannya.

Namun, Andi mengaku kaget, ketika sampai kontrakannya, tetangga-tetangganya menyebutkan bahwa Andi ingin pulang ke Bone dengan cara berjalan kaki sambil menggendong kedua anaknya.

"Tidak mungkin saya jalan kaki dari Bone ke Jakarta atau Jakarta ke Bone, apalagi sambil gendong dua anak," ucapnya.

Andi mengaku baru mengetahui bahwa v ideo yang menampilkan dirinya sedang berjalan kaki dengan menggendong anaknya itu viral di media sosial.

Baca juga : Dinsos DKI: Andi Tak Bekerja karena Urus Kedua Anaknya Setelah Ditinggal Istri

Dinas Sosial DKI Jakarta menulis di akun Twitter mengenai pria menggendong dua anak yang viral di media sosial.Bidik Layar Twitter @DinsosDKI Dinas Sosial DKI Jakarta menulis di akun Twitter mengenai pria menggendong dua anak yang viral di media sosial.
Bantah pernyataan Dinas Sosial DKI

Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Sosial DKI Jakarta Miftahul Huda, menyebut pernah memulangkan Andi Sudirman pada 2016 lalu.

"Dia datang dan minta dipulangkan ke Bone. Tapi waktu itu dia minta duit berapa juta saya lupa untuk naik pesawat. Plafon dari kami adalah naik kapal laut waktu itu bukan pesawat, lalu dia marah-marah," kata Miftahul kepada Kompas.com, Sabtu (25/11/2017).

Menurut Miftahul, Andi akhirnya dipulangkan naik kapal.

Ketika Kompas.com mengonfirmasi hal tersebut, Andi membantahnya. Ia justru kaget mendengar kabar tersebut.

Baca juga : Dinsos DKI Cari Bapak Gendong 2 Anak yang Ingin Pulang ke Bone

Andi yang merupakan tukang buah keliling mengaku belum pernah dikunjungi oleh pihak Dinas Sosial sekali pun, apalagi sampai dipulangkan ke Bone pada 2016.

"Kalau saya pulang ke Bone, mungkin saudara-saudara saya sudah tahu kalau bapak saya meninggal di Jakarta, tapi ini buat kirim kabar ke sana saja susah," kata Andi sambil mengerutkan alisnya.

Baca juga : Dinsos DKI Ingin Rawat Kedua Anak Andi Sebelum Dipulangkan ke Bone

Andi Sudirman menunjukan foto sang ayah yang telah meninggal dunia dan belum sempat dikabarkan ke sanak saudara di Bone Sula   wesi Selatan.IWAN SUPRIYATNA/KOMPAS.com Andi Sudirman menunjukan foto sang ayah yang telah meninggal dunia dan belum sempat dikabarkan ke sanak saudara di Bone Sulawesi Selatan.

Justru, kata Andi, istrinyalah yakni Dewi Herlina, bersama ibu kandung Andi yang selalu berusaha dengan mendatangi langsung beberapa stasiun televisi, berharap keluarganya bisa dibantu.

"Pernah ke Indosiar, sampai harus pinjam sana-sini untuk ongkos ke sana, tapi baru sampai tahap ditanya-tanya, belum ada kelanjutannya lagi," kata Andi.

Maka dari itu, Andi justru heran ketika mendengar kabar bahwa dirinya pernah dipulangkan ke Bone pada 2016 lalu dan kini kembali lagi ke Jakarta.

"Kok bisa ya bilang saya sudah pernah dipulangkan, bertemu saja belum pernah," ucap Andi.

Andi juga membantah pernyataan Dinsos yang menyebut ia ditinggal istrinya sehingga terpaksa membawa kedua anaknya dengan berjalan kaki.

Baca juga : Bapak yang Gendong 2 Anaknya Bantah Diti nggal Istri dan Diongkosi Dinsos

Nasib Keluarga Andi Terganjal Permasalahan Identitas Kependudukan

Andi yang hanya seorang penjual buah keliling dan servis telepon seluler, berjuang keras agar anaknya tidak senasib sepertinya. Tetapi, keinginannya ini tersandung kartu identitas yang tak dimilikinya.

Ya, Andi mengaku tidak memiliki KTP, juga kartu keluarga. Ketiga anaknya juga tidak memiliki akta kelahiran.

Andi bercerita, dia lahir di Luar Batang, Jakarta, pada 10 Oktober 1975. Dia merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara. Dua adiknya meninggal, yang tersisa tinggal empat orang.

Dari hasil berjualan buah dan servis ponsel, dia menafkahi istri dan tiga anaknya. Selain itu, dia juga membiayai sekolah dua adiknya yang duduk di bangku SMA dan SMP.

Andi mengatakan ingin memasukkan dua anaknya yang kembar, berusia 3 tahun, ke taman kanak-kanak. Namun, apa daya, mereka tidak punya akta kelahiran.

"Harusnya sekolah, biar n asibnya tidak seperti saya," ucap Andi sambil memegang kepala kedua anaknya.

Baca juga : Harusnya Sekolah, biar Nasibnya Tidak seperti Saya...

Andi Sudirman bersama kedua orang anaknya.IWAN SUPRIYATNA/KOMPAS.com Andi Sudirman bersama kedua orang anaknya.

Andi bukan tak berusaha mengurus KTP dan KK serta akta kelahiran anaknya. Dia pernah ingin membuat di Luar Batang tempat pertamanya tinggal, namun harus membayar Rp 1,5 juta.

"Minta Rp 1 juta buat bikin KTP suami istri, kalau sama KK jadi Rp 1,5 Juta. Saya uang dari mana?" kata Andi.

Andi semakin bingung dengan nasib kedua anaknya yang sebentar lagi masuk ke Taman Kanak-kanak.

Selain anaknya yang terancam tak bisa bersekolah, Andi juga tak bisa menggunakan ponselnya untuk mengabari sanak saudaranya di Bone bahwa ayah kandungnya belum lama ini meninggal dunia.

"Aktifin kar tu kan pakai nomor KTP dan KK, ini saya enggak punya gimana bisa pakai handphone," ujarnya.

Kompas.com sempat memintanya menelepon dengan loudspeaker. Namun, bukan nada bunyi yang terdengar, tetapi peringatan operator yang memintanya memasukkan data kependudukan.

Andi berharap dirinya diberi kemudahan untuk bisa mengurus KTP dan KK demi masa depan anak-anaknya. Dia menekankan lagi bahwa anak-anaknya harus bisa mengubah nasib mereka, tidak seperti orangtuanya.

Berita Terkait

Dinsos DKI Cari Bapak Gendong 2 Anak yang Ingin Pulang ke Bone

Dinsos DKI Ingin Rawat Kedua Anak Andi Sebelum Dipulangkan ke Bone

2016, Dinsos DKI Pern ah Pulangkan Pria yang Gendong 2 Anak ke Bone

Kisah Sebenarnya tentang Bapak yang Viral Jalan Kaki Sambil Gendong Anak Kembarnya

Bapak yang Gendong 2 Anaknya Bantah Ditinggal Istri dan Diongkosi Dinsos

Terkini Lainnya

Rel di Bawah Tanggul Lumpur Sidoarjo Ditutup karena Tergenang Banjir

Rel di Bawah Tanggul Lumpur Sidoarjo Ditutup karena Tergenang Banjir

Regional 27/11/2017, 13:46 WIB Dituduh Curi Sepeda Motor, Anak 11 Tahun Dianiaya hingga Babak Belur

Dituduh Curi Sepeda Motor, Anak 11 Tahun Dianiaya hingga Babak Belur

Regional 27/11/2017, 13:38 WIB Pasutri Berkelahi, Suami Bawa Parang dan Istri Bersenjata Martil

Pasutri Berkelahi, Suami Bawa Parang dan Istri Bersenjata Martil

Regional 27/11/2017, 13:36 WIB Ketua Golkar Jakarta Nilai Airlangga Hartarto Wakili Selera Milenial

Ketua Golkar Jakarta Nilai Airlangga Hartarto Wakili Selera Milenial

Nasional 27/11/2017, 13:36 WIB Sandiaga: Saya Pengalaman Miskomunikasi sama Dewi Perssik

Sandiaga: Saya Pengalaman Miskomunikasi sama Dewi Perssik

Megapolitan 27/11/2017, 13:35 WIB Abraham Samad Nilai Ada Ketidakadilan Sehingga Novanto Menang Praperadilan Pertama

Abraham Samad Nilai Ada Ketidakadilan Sehingga Novanto Menang Praperadilan Pertama

Nasional 27/11/2017, 13:23 WIB Sandiaga: Tolong Tulis Gede-gede, Pangan Murah di Rusun Tidak Akan Dihilangkan

Sandiaga: Tolong Tulis Gede-gede, Pangan Murah di Rusun Tidak Akan Dihila ngkan

Megapolitan 27/11/2017, 13:21 WIB Cerita Korban Selamat Serangan di Masjid Mesir...

Cerita Korban Selamat Serangan di Masjid Mesir...

Internasional 27/11/2017, 13:19 WIB Spanduk Dukungan Setnov Dinilai Rugikan Bakal Cawagub Pendamping Ridwan Kamil

Spanduk Dukungan Setnov Dinilai Rugikan Bakal Cawagub Pendamping Ridwan Kamil

Regional 27/11/2017, 13:16 WIB Dinsos DKI Datangi Rumah Bapak yang Viral karena Gendong Anaknya

Dinsos DKI Datangi Rumah Bapak yang Viral karena Gendong Anaknya

Megapolitan 27/11/2017, 13:15 WIB Hasil Penelusuran ICW Terkait Rekam Jejak Hakim Praperadilan Novanto

Hasil Penelusuran ICW Terkait Rekam Jejak Hakim Praperadilan Novanto

Nasional 27/11/2017, 13:10 WIB Acungkan Pistol Mainan di Mal, Pencuri Kacamata Ditembak

Acungkan Pistol Mainan di Mal, Pencuri Kacamata Ditembak

Internasional 27/11/2017, 13:09 WIB Erupsi Gunung Agung, Bandara Adi Soemarmo Siapkan Tempat Parkir Pesawat Berbadan Sempit

Erupsi Gunung Agung, Bandara Adi Soemarmo Siapkan Tempat Parkir Pesawat Berbadan Sempit Regional 27/11/2017, 13:04 WIB Ombudsman Temukan Dugaan Maladministrasi dalam Pembuatan SKCK

Ombudsman Temukan Dugaan Maladministrasi dalam Pembuatan SKCK

Nasional 27/11/2017, 12:58 WIB Cerita Warga Terkait Lahan yang Akan Digunakan untuk Rumah DP 0 Rupiah

Cerita Warga Terkait Lahan yang Akan Digunakan untuk Rumah DP 0 Rupiah

Megapolitan 27/11/2017, 12:56 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 2 4 Jakarta Utara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »